Ilmu Turunan, Khodam Jin Kepada Siapa Saja Turun

Setiap orang mengamalkan doa atau mantera untuk mendapatkan kelebihan ataupun kekuatan ghaib, baik doa yang di amalkan ayat-ayat Alquran, zikir maupun bentuk mantera-mantera, dengan cara cara tertentu,  biasa nya akan mendatangkan hikmah ataupun khodam, bisa salah satunya atau dua-duanya antara hikmah dan khodam.

Hikmah disini yang dimaksudkan adalah malakat atau kata lain kekuatan seperti kekuatan tenaga dalam, kebal dari senjata tajam, dan lain nya, sedangkan khodam adalah pengawal, sosok pengawal ini baik dari aliran putih atau aliran hitam, khodam ini biasa dari unsur aliran hitam seperti jin, siluman, iblis, maupun dari makhluk asral, menggunakan jasa jin sebagai pengawal lebih cendrung aura energinya negatif, dan identik dengan kekuatan ilmu sihir.

Sedangkan khodam dari unsur aliran putih aura energi nya positif, bisa dari unsur guru mursyid, aulia, syiah, hamsyiah dan jin muslim.

Banyak yang tidak menyadari sebagian orang bahwa dalam diri nya ada kekuatan gaib atau jenis khodam yang selalu mengawal nya, meskipun tak pernah mengamalkan doa atau pun ilmu gaib tertentu, tapi sering mengalami ke anehan atau hal-hal yang tidak rasional (ajaib), tiba-tiba bisa berobat atau mengobati orang, punya kekuatan tertentu, kebal atau merasakan kehadiran sosok lain dalam diri nya, pada hal tak pernah mengamalkan doa atau mantera apapun.
Kekuatan ghaib bisa hadir walaupun tanpa di amalkan ataupun dipelajarinya, karena kita tak mengerahui dulu orang tua kita atau nenek, dan moyangnya mengamalkan ilmu-ilmu tertentu, dengan membuat perjanjian dengan khodam yang ia gunakan jasanya. perjanjian ini biasa lebih kepada khodam jin, dalam niat dan perjanjian nya untuk meminta kepada khodam  menjaga dirinya dari serangan ilmu jahat atau memiliki kelebihan tertentu, bisa digunakan bukan hanya pada diri nya, tapi setelah dia meninggal ilmu ini bisa turun kepada anak-anak nya, cucunya dan garis keturunan nya.

Tapi semua khodam mau turun, biasanya ilmu turunan ini datang kepada anak yang tua, anak yang paling di sayang, anak yang menderita diantara keturunan nya, atau kepada ketunannya yang suka mengamalkan dan percaya kepada ilmu-ilmu gaib.

Misalnya seorang dukun beranak, untuk kelancaran proses melahirkan/persalinan dia menggunakan jasa khodam yang memiliki keahlian dibidang melahirkan, tentu menggunakan jasa khodam ini dengan syarat dan perjanjian tertentu, seperti syarat menyembelih ayam warna kuning, ayam putih dan ayam  merah sebagai bentuk balas jasa kepada khodam yang telah membantu proses persalinan denga lancar.

Sehingga bagi wanita yang telah melahirkan harus memenuhi persayaratan tersebut, jika tidak anak atau ibu nya akan diganggu oleh khodam jin yang telah membantunya, jika belum di selesaikan  jin ini selalu menagih nya dengan cara mereka sendiri.

Khodam jin yang digunakan dukun beranak ini pada saat mengambil nya jika membuat perjanjian hanya untuk digunakan untuk diri nya sendiri, jika dukun beranak tersebut meninggal maka putus hubungan dengan khodam jin tersebut, tapi dalam perjanjian nantinya setelah ia meninggal meminta diteruskan kepada keturunan nya, jin ini akan turun kepada keturunan nya. Sebab jin adalah makhluk yang paling menepati janji, maka harus hati-hati dalam membuat perjanjian dengan bangsa jin , karena bisa mengikat.

Untuk memutuskan mata rantai hubungan agar khodam  jin tersebut tidak lagi terikat hubungan dengan garis keturunan tuan nya dulu, maka harus di pindahkan, pemindahan khodam ini bukan hal gampang, hanya orang-orang yang memiliki keahlian supra natural yang bisa melakukan nya.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dalam dirinya ada sosok khodam yang terus mengawal nya sebagai bentuk perjanjian orang tuanya, nenek dan moyang nya dulu.

Ada ciri-ciri tertentu untuk mendeteksi pada diri kita ada khodam yang mengawal dan mengikuti kemana saja kita pergi, hal itu berdasarkan deteksi batiniah diri kita masing-masing, misal nya kita sering melihat ada sosok melintas dimata kita tapi begitu dilihat hilang, sering didatangi dalam mimpi, suka makan yang aneh-aneh saat saat tertentu, seperti pingin makan rujak, kopi, daging ayam bakar, dan lain nya.

Ada juga merasakan sering sakit kepala, berat badan, dan bertingkah aneh-aneh, karena tak memenuhi  keinginan nya, dan  melakukan hal yang pantang tidak boleh dilakukan nya. Sehingga banyak juga sering mengalami halunisasi bahkan sampai mengalami gangguan jiwa(gila).

Tidak semua penyakit gangguan jin atau iblis  itu datang perbuatan orang lain, seperti disantet dan lain nya tapi bisa dari keturunan nya, yang kita tak mau tau ada keterikatan perjanjian masa lalu dari keturunan ke atas yang turun temurun terhadap silsilah nya ke bawah.(*)











Post a comment

0 Comments