Bendera Bintang Bulan Akan Naik Pada 15 Agustus 2020 ?

Issu akan naiknya Bendera Bintang Bulan(BBB) pada tanggal 15 Agustus    2020 bertepatan peringatan 15 tahun MoU Helsinki menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat Aceh dan netizen diberbagai media sosial.

Benarkah issu yang beredar tersebut ? bahwa pada tanggal 15 agustus 2020 BBB akan naik secara serentak di seluruh Nanggroe Aceh,        mengingat issu ini begitu kentara dalam perbincangan masyarakat sampai kepelosok Gampong.

Bila dilihat dari proses legalitas BBB sampai saat ini Pemerintah Pusat belum menyetujui Qanun Aceh Nomor 3 tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang daerah yang telah disahkan atau diketok palu dalam sidang paripurna DPR Aceh Tahun 2013.

Pemerintah Pusat meminta kepada Pemerintah Aceh dan stakeholder lain nya seperti delegasi KPA/mantan petinggi GAM untuk mengubah sedikit materi bendera, karena  BBB bertentangan dengan Peraturan Pemerintah(PP) Nomor 77 tahun 2007 tentang Bendera Daerah.
Karena tidak ada titik temu setelah beberapa kali pertemuan road Map akhirnya pembahasan tentang BBB di colling down untuk sementara waktu dalam jangka tidak ada jadwal yang jelas kapan akan dilanjutkan pembahasan masalah bendera BB.

Lalu, darimana muncul issu atau perintah untuk menaikkan bendera BB pada hari Sabtu  15 agustus 2020, mengingat tidak ada intruksi resmi dari Pemerintah Aceh, atau pihak KPA maupun Wali Nanggroe Tgk Malek Mahmud Alhaytar.

Apakah issu ini kenaikan bendara BB ini sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu sebagai bentuk sindiran, peringatan dan ulok kepada Pemerintah Aceh, Wali Nanggroe dan Mantan Petinggi GAM bahwa sudah 15 tahun perjanjian MoU Helsinki namun nasib bendera BB belum ada kejelasan, dan sampai kapan rakyat harus menunggu bisa menaikkan bendera  BB di Aceh secara legal sesuai tercantum.dalam butir-butir MoU dan UU No 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

Jika tidak ada perintah resmi siapa yang akan bertanggung jawab, bila rakyat pada hari sabtu 15 agustus akan menaikkan bendera BB tersebut ketika harus berurusan dengan pihak keamanan TNI/Polri, 

Atau issu Kenaikan bendera BB ini hoaks( berita bohong) yang sengaja dihembuskan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengacaukan suasana damai Aceh yang telah dinikmati oleh masyarakat Aceh, rakyat Aceh harus mewaspadai upaya -upaya provokatif pihak-pihak yang punya kepentingan untuk membuat keresahan di Aceh untuk mencari keuntungan pribadi dan kelompok.

Perdamaian yang telah terwujud merupakan sebuah Rahmat dan Nikmat dari sang pencipta Allah SWT, Aceh telah terbebas dari penindasan, kekerasan dan trauma,  saatnya kedepan untuk mengisi perdamaian dengan pembangunan, kebangkitan ekonomi, pendidikan dan demokrasi.

Serta perlu sebuah gerakan politik dan intelektual untuk menuntaskan butir-butir MoU Helsinki yang belum terealisasi dengan cara -cara cerdas, elegan dan bermartabat.

Post a comment

0 Comments