Mengenal Sosok Aneuk Bajeung

Foto : Ilustrasi

Dikalangan masyarakat Aceh kata istilah " Aneuk Bajeung" sudah sangat familiar atau tidak asing lagi ditelinga, bahkan sebagian  orang sering mengucapkannya. istilah aneuk bajeung ini menjadi sebuah kata makian saat seorang sedang marah atau muncul kebencian kepada seseorang yang ditujunya.

Bahkan ketika seseorang mengalami gatal- gatal atau alergi kulit banyak yang menyebut itu sudah terkena(meurampoet) aneuk bajeung, bila sudah terkena penyakit aneuk bajeng ini cara menghilanglan/menyembuhkan nya  penyakit alergi ini dengan menggunakan abu dapur dan sirih hutan 

Meskipun kata aneuk bajeung itu sudah tidak asing lagi, bahkan sering menyebutkan nya namun banyak yang tidak mengerti dibalik istilah aneuk bajeung ini, secara umum aneuk bajeung ini dianggap anak manusia yang lahir diluar nikah.
atau anak yang hamil dan lahir dari hasil perzinahan.

Dalam bahasa Indonesia aneuk bajeung ini disebut "Bayi Bajang", sosok aneuk bajeung ini adalah bayi yang lahir dari titisan makhluk jin melalui manusia, jin menggunakan perempuan sebagai media untuk menitiskan keturunan nya, janin/bayi ini lahir secara prematur dimana wanita tersebut mengalami keguguran sebelum capai 9 bulan sebagaimana lazim(hamil normal) bayi  manusia.

Jin bisa menitiskan bibit keturunan nya pada manusia di saat pasangan manusia melakukan hubungan intim, baik pasangan yang menikah maupun berhubungan intim diluar nikah, dalam agama sendiri menganjurkan sebelum berhubungan intim membaca doa agar terjauh dan terlindungi dari gangguan makhluk jin/iblis

Makhluk jin ini bisa menempel pada tubuh manusia yang memlakukan hubungan intim, atau merubah wujudnya menjadi sosok manusia, menyamar menjadi suami.seseorang yang menjadi target iblis.

Keguguran dalam bentuk gumpal daral, setiap gumpal darah tersebut bisa menjadi puluhan bayi bajang, ketika sudah lahir postur badan nya kecil-kecil hampir sama seperti bentuk tuyul.

Bayi bajang ini hidup berkelompok seperti serangga,sedangkan makanan mereka meminum darah baik darah manusia dan darah binatang, daerah tinggal kelompok bayi bajang ini kebanyak di hutan, daerah lembab dan tempat tumpukan sampah (wallahu 'aklam)

Post a comment

0 Comments