Tiga Industri CPO di Aceh Terancam Tutup, Pemerintah Aceh Harus Sigap

Adanya sorotan LSM asing terhadap beberapa perusahaan PKS yang memproduksi CPO(Crude Palm Oil) di Aceh, terdapat 3 perusahaan Industri CPO/ PKS di Aceh terancam gulung tikar atau terpaksa harus menutup produksi, Perusahaan tersebut dua diantara nya berada di Kabupaten Aceh Timur.

Ketiga PKS ini di tuding melakukan Deforestasi, yang menyebabkan produk CPO ditolak dipasar global, serta pembekuan kredit oleh bank kreditur dunia seperti HSBC dan Rabo Bank.

Terlepas adanya indikasi ketiga perusahaan tersebut melakukan deforestasi, atau dilatarbelakangi konspirasi, black campage(kampanye hitam) persaingan bisnis di tingkat global maupun lokal, telah berdampak pada iklim investasi di Aceh yang tak sehat. 

Dampak tersebut bukan hanya dialami oleh perusahaan tersebut yang telah di black list dipasar global dan pembekuan kreditur, tapi berdampak pada ekspansi perusahaan industri CPO lain nya baik di Indonesia pada umum nya maupun di Provinsi Aceh.

Selain itu akibat terancam penutupan produksi CPO ratusan tenaga kerja akan kehilangan pekerjaan, persoalan ini tentu harus menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur.

Bila iklim investasi tidak aman di Aceh jangankan berharap akan banyak masuk nya investor lain ke Aceh, investor yang sudah beroperasi di Aceh akan angkat kaki,

Apakah Ini bagian dari kelalaian Pemerintah Aceh, atau lemah nya diplomatik baik nasional maupun internasional. 

Penulis : Masri, SP (Aktivis Sosial berdomisili di Aceh Timur)





Post a comment

0 Comments