Pante Bidari Berpotensi dan Layak Jadi Sentra Usaha Mikro di Aceh Timur

Foto : Pasar Buah Simpang Korona Pante Bidari

Kecamatan Pante Bidari layak menjadi kawasan sentra usaha mikro di Kabupaten Aceh Timur, hal ini dapat dilihat dari jumlah dan jenis aktivitas pelaku usaha ekonomi masyarakat yang berorientasi pada sektor usaha kecil home industry dan usaha kecil lain nya.

Ada beberapa jenis produk usaha kecil yang sama  berdasarkan lokasi dan usaha home industry yang sudah menjadi branding yang sudah familiar di kawasan Pante Bidari semisal Pisang Sale, racikan bubuk kopi dan dodol.

Selain itu, ada pasar buah-buahan Simpang korona yang menjual aneka buah, keripik dan produk makanan lain nya. ada pasar giri bali Desa Paya Demam Dua, Gorengan khas pisang Kleung di Desa Meunasah Leubok, dan pasar musiman setiap musim buah durian dan rambutan di Desa Matang Pudeng, dan  sekarang sudah berkembangan berjejer penjual air kelapa dan makanan ringan lain sepanjang jalan Desa Matang Pudeng.

Potensi usaha mikro ini harus adanya perhatian khusus Pemerintah untuk membantu mengembangkan usaha mikro ini untuk lebih maju dan berkembang, bukan hanya dalam bentuk modal usaha, tapi membangun atau menyiapkan tempat yang lebih representatif.misalnya pedang buah giri perlu membangun tempat usaha yang lebih layak dan menarik.

Selanjutnya juga bagi penjual gorengan bisa dibantu oleh Pemerintah seperti rak kaca dan lain nya. hal yang sama juga menyiapkan pasar yang menarik dan rapi untuk pelaku usaha pasar buah di simpang korona.

Pante bidari bila dikemas dengan baik oleh Pemerintah, akan menjadi pusat jajanan, dan souvenir bagi tamu/penumpang  yang melintas Medan - Banda Aceh, bila.tempat nya sudah menarik dan tertata dengan rapi semakin banyak peminat yang singgah untuk belanja  sebagai oleh-oleh dibawa pulang oleh para penumpang pribadi maupun penumpang kenderaan umum.

Sentuhan tangan Pemerintah sangat mendukung dalam upaya memajukan pelaku usaha mikro, dan para pelaku usaha mikro lain nya akan bertambah untuk membuka usaha nya dengan varian usaha/produk lain nya dan  usaha kuliner.

Untuk pemgembangan kembali kepada Pemerintah khusus nya Dinas yang membidabngi UKM juga instansi lain seperti Dekranasda selaku stakholder. disamping membantu modal , membangun tempat usaha yang represantatif, menarik dan tertata rapi, juga menciptakan branding yang khas  untuk menarik pangsa pasar dan konsumen.(Mas)


Post a comment

0 Comments