Pusat Studi dan Kajian Terbentuk di Aceh Timur, Ini Dasar Pemikiran nya.

Aceh Timur - Beberapa tokoh dan akademisi prakarsai pembentukan Pusat Studi dan kajian di Aceh Timur, yang dinamakan Le'Meuriya Center, Research & Studies yang di singkat LMC.

Pembentukan LMC didasari sebuah pemikiran, kesadaran dan tanggung jawab keilmuan untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan peradaban masyarakat, LMC akan melakukan beberapa sektor kajian ilmiah yang meliputi kebijakan pembangunan dan kebijakan publik.

Terdapat beberapa tokoh dan akademisi selaku pendiri yang memiliki pelbagai disiplin ilmu memprakarsai terbentuk LMC diantaranya Is Nyakman, Nudin, Muammar, Firman Dandy, Masri, Tarmizi, Saifuddin, Darwin, Misbahuddin dan Zulfahmi.

Proses Pembentukan berlangsung sederhana, di sekretariat LMC Idi Rayeuk Jumat 08/01 setelah diawali beberapa kali diskusi sebelumnya yang membahas dinamika-dinamika kekinian.

LMC juga akan melakukan kajian/riset terhadap kebijakan dan program Pemerintah lintas sektor, terhadap implimentasi, dampak manfaat yang meliputi output dan outcome serta efisiensi dan efektivitas.

Selanjutnya LMC akan melakukan kajian terhadap potensi daerah baik Sumber daya Manusia(SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) nanti nya akan menjadi objek rekomendasi kepada stakeholder.

Terhadap objek yang menjadi fokus kajian akan dilakukan secara konstruktif didasari prinsip keilmuan dan berbasis data, dan secara komprehensif akan melihat semua dimensi persoalan yang muara akhirnya diharapkan bisa menawarkan sebuah solusi yang kongkrit, kompatible dan implementatif.

Dalam proses penelitian/riset juga bekerja sama dan melibatkan putra daerah yang memiliki expect dibidang riset.(***)

Post a Comment

Previous Post Next Post