Perjuangan Darkasyi Berbuah Manis di PTUN, Pil Pahit Harus Ditelan Bupati Aceh Timur

Kemenangan Darkasyi sebanyak 23 suara mengalahkan rivalnya dalam pemilihan Kepala Desa(Pilkades) Desa Blang Pauh Dua Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur yang digelar pada 2 September tahun 2019, tidak serta merta menjadi hari kebahagian bagi Darkasyi dan pendukung nya, hal tersebut karena hasil kemenangannya di tolak oleh rival nya. kemudian sengketa Pilkades tersebut menjadi perhatian khusus Bupati Aceh Timur yang berbuntut pembatalan hasil Pilkades melalui coretan(Tanda Tangan) orang nomor satu di Aceh Timur dengan alasan bahwa seorang warga yang memberikan hak suara tidak sah karena yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai warga/penduduk setempat.

Sementara Panitia Pemilihan Keuchik(P2K) dan Tuha Peut Gampong(TPG) menyatakan proses pemilihan sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan Qanun Aceh Nomor 4 tahun 2009 tentang tata cara pemilihan dan pemberhentian Keuchik, yang didokumentasikan dalam Berita Acara.

Entah bagaimana penilaian Camat, Kabag Pemerintahan Gampong, Kabag Hukum Pemkab Aceh Timur kemudian keluar Surat Penegasan Bupati Aceh Timur Nomor 140/2020 membatalkan hasil Pilkades.

Setelah beberapa kali Darkasyi Calon Keuchik terpilih mengajukan peringatan kepada Bupati Aceh Timur H.Hasballah M.Thaib. Namun surat tersebut tidak digubris nya. Akhir nya Darkasyi mencari keadilan dengan menempuh gugatan
ke Pengadilan Tata Usaha Negara(PTUN), Banda Aceh melalui kuasa hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dengan memperkarakan Surat Penegasan Bupati Aceh Timur yang membatalkan hasil Pilkades sebagai objek gugatan.

Selanjutnya setelah digelar beberapa kali sidang di PTUN, akhirnya kebenaran dan keadilan berpihak kepada Darkasyi, PTUN menyatakan hasil kepatusan Nomor : 20/G/2020/PTUN.Bna yang dibacakan Ketua majelis hakim Fandy K. Pattiradja, S.H., M.Kn. Kamis 17/09 di PTUN Banda Aceh mengabulkan sebagian gugatan dan membatalkan Surat Keputusan Bupati Aceh Timur Nomor: 140/2020, tanggal 3 Maret 2020 Perihal Penegasan Terhadap Hasil Pemilihan Keuchik Gampong Blang Pauh Dua; Surat Keputusan Bupati Aceh Timur Nomor: 148.1/08/141/PEM/G/PJ/2020, tanggal 19 Mei 2020 Tentang Pemberhentian Keuchik/Pengangkatan Penjabat Keuchik Gampong Blang Pauh Dua Kecamatan Julok atas nama
Muallim; Surat Perintah Tugas Nomor: 141/1303/PEM/2019 tanggal 2 Desember 2019; dan Surat Camat Kecamatan Julok Nomor: 140/0615/2020, tanggal 11 Maret 2020 Perihal Penegasan Hasil Pilkades; Menyatakan batal perbuatan melanggar hukum dan Surat Keputusan Camat Julok.

Meskipun PTUN Banda Aceh telah mendapatkan putusan inkrah, Namun Bupati Aceh Timur tak berhenti di situ, melalui kuasa hukum Pemkab Aceh Timur mengajukan memori banding ke PTUN Medan Sumatra Utara. Namun PTUN Medan memperkuat keputusan PTUN Banda Aceh bahkan dinyatakan inkrah.

Akhirnya, sebuah perjuangan panjang dan melelahkan berbuah manis pada hari rabu 10/03/2021 Bupati Aceh Timur dengan menelan pil pahit melantik Darkasyi sebagai Keuchik definitif Desa Blang Pauh Dua.

Sebelum nya juga Bupati Aceh Timur harus menerima kekalahan telak atas gugatan Keuchik terpilih  Desa Bireum Rayeuk Kecamatan Birem Bayeun yang juga menggugat ke PTUN atas pembatalan hasil Pilkades oleh Bupati, selanjutnya pengadilan PTUN memenangkan gugatan Keuchik Ismail atas 
tergugat Bupati Aceh Timur.

Ismail, Keuchik terpilih dilantik oleh Bupati Aceh Timur pada tangal 22 Februari 2021.(***)


Post a Comment

Previous Post Next Post