Dimediasi Tole, PT. Medco dan Warga Banda Alam Korban Keracunan Gas Lahirkan 7 Point Kesepakatan

H.Sulaiman Tole(Baju Putih) Saat rembug dengan tokoh masyarakat di Kantor Camat Banda Alam 

ACEH TIMUR - Minggu 11/04/2021
Pimpinan perusahaan PT.Medco E&P Malaka,  penuhi tuntutan para korban tragedi keracunan gas yang disebabkan aktivitas flaring di lokasi AS-11. Kesepakatan antara pihak perusahaan dan masyarakat korban gas beracun setelah adanya upaya mediasi yang dilakukan oleh Pengusaha asal Banda Alam H. Sulaiman (Tole) secara intens. Ada 7 point tuntutan yang dituangkan dalam surat pernyataan yang ditanda tangani  operation manager PT.Medco E&P Malaka serta beberapa perwakilan masyarakat sebagai saksi.

Kesepakatan tersebut diantaranya membayar kompensasi sebesar 400.000 perhari selama perawatan di rumah sakit terhadap korban keracunan gas dan 166 KK warga Desa Panton Rayeuk T yang   mengungsi sampai bisa kembali setelah dinyatakan aman serta pihak Medco harus mengutamakan pelayanan kesehatan dan dampak psikologi para korban.

Sejumlah tokoh dan warga Banda Alam  apresiasi terhadap kerja keras H.Sulaiman Tole yang telah berhasil melakukan mediasi atas tuntutan korban gas beracun. Masyarakat menilai usaha yang dilakukan Tole bukan hanya sukses mampu memediasi terhadap tuntutan warga dengan pihak perusahaan tapi kepedulian dan perhatian Tole sejak peristiwa keracunan pada hari Jumat 09/04 terus mendampingi para pengungsi setiap hari.

Munir(43) Salah satu pengungsi mengatakan " Kami sangat berterima kasih kepada Tole atas bantuan dan kepeduliannya dalam membantu dan mendampingi para korban sejak hari pertama sampai hari ini Minggu 11/04.  

Kepedulian dan perhatian Tole mem buktikan beliau sangat merakyat dan berjiwa sosial, ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Tihasanah(55) " besarnya kepedulian dan perhatian menjadi kebanggaan masyarakat Banda Alam, sebab Tole merupakan putra Banda Alam dan layak menjadi seorang pemimpin, selain memiliki jiwa sosial juga kepedulian nya terhadap masyarakat sangat tinggi. ucapnya(***)



Post a Comment

Previous Post Next Post